Abdullah Sani : Penurunan Stunting Jadi Tolak Ukur Keberhasilan Pembangunan

Kopasjambi.com, JAMBI MANTAP – Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, menegaskan bahwa penurunan angka stunting menjadi tolak ukur keberhasilan program pembangunan di Jambi. Pemerintah provinsi pun terus berupaya keras untuk menekan angka stunting hingga target 12 persen pada 2024.

“Kegiatan percepatan penurunan stunting terus diupayakan dan berjalan selama 2 tahun, dimana pada tahun ini akan ditentukan jumlah prevalensi stunting melalui SKI 2023 yang dirilis akhir bulan ini yang mengindikasikan hasil upaya yang sudah kita lakukan. Dan pada tahun ini juga akan menentukan sudah sejauh mana kegiatan yang dilakukan oleh TPPS Provinsi Jambi,” ujar Wagub Sani dalam Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi Jambi, Senin (19/02/2024).

Baca Juga : Hadiri Haflah Santri Ponpes Al-Jauharen, Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani Minta Ponpes Bersinergi Dengan Pemerintah.

Dikatakan Wagub Sani, Untuk menentukan arah kegiatan percepatan penurunan stunting, maka diperlukan kegiatan yang menunjang pelaksanaan percepatan penurunan stunting.

“Kita sangat memerlukan rapat antar bidang intervensi yang dilakukan oleh Bidang Intervensi Spesifik dan Sensitif, Bidang Koordinasi dan Konvergensi, Bidang Pendampingan dan Kampanye Perubahan Perilaku, serta Bidang Monev dan Knowledge Management, dengan pencapaian dan indikator yang mengarah pada pencapaian tujuan yang jelas,” kata Wagub Sani.

“Masing-masing bidang sebaiknya menginventarisir kegiatan yang telah dan akan dilakukan serta apa yang akan dilanjutkan pencapaiannya pada tahun 2024 ini. Dalam rapat ini akan dibahas masukan dari semua tim, juga petunjuk teknis pelaksanaan kegiatan terkait stunting belum ditetapkan dan SOP metode pengumpulan data stunting yang belum memadai,” sambung Wagub Sani.

Wagub Sani juga berharap untuk membahas format laporan yang akan digunakan TPPS kecamatan dan desa, sehingga laporan bisa seragam bagi semua kecamatan dan desa yang ada di Provinsi Jambi. “Dalam pertemuan ini, saya juga sebagai Ketua TPPS Provinsi Jambi berharap bahwa TPPS dapat memanfaatkan data center (pusat data) yang ada pada Diskominfo, sehingga dapat menyajikan data stunting yang valid dan akurat,” harap Wagub Sani.

Selain itu Wagub Sani juga memaparkan pembahasan tentang tagging anggaran pendanaan stunting bagi OPD terkait. “Percepatan penurunan stunting dapat tercapai dan target yang telah ditentukan, khususnya Provinsi Jambi 12 % pada tahun 2024 dapat terwujud,” papar Wagub Sani.

Sebelumnya Wagub Sani menyerahakan penghargaan Pemenang Apresiasi TPPS Terbaik kecamatan dan desa se-Provinsi Jambi yang diterima langsung perwakilan dari masing-masing kecamatan dan desa.

Adapun untuk Pemenang Apresiasi TPPS Terbaik kecamatan se-Provinsi Jambi adalah sebagai berikut: 1. Juara 1 TPPS Kecamatan Rantau Rasau Kabupaten Tanjung Jabung Timur. 2. Juara II TPPS Kecamatan Danau Teluk Kota Jambi. 3. Juara III TPPS Kecamatan Pauh Kabupaten Sarolangun.

Untuk Pemenang Apresiasi TPPS Desa Terbaik se-Provinsi Jambi adalah sebagai berikut: 1. Juara I TPPS Desa Muaro Sebapo Kecamatan Mestong Kabupaten Muaro Jambi. 2. Juara II TPPS Desa Tanjung Mudo Kecamatan Hamparan Rawang Kota Sungai Penuh. 3. Juara III Desa Teluk Kulbi Kecamatan Betara Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Komentar