Komisi V DPR RI Tutup Jalan Nasional untuk Tambang Batu Bara

Kopasjambi.com, Jakarta – Komisi V DPR RI Tutup Jalan Nasional untuk Tambang Batu Bara. DPR RI Komisi V melakukan rapat bersama Gubernur Jambi, Dirjen Pembangunan Daerah Kemendagri , Dirjen Bina Marga Kemen PUPR , Dirjen Perhubungan Darat Perhubungan tentang RDP,. Rapat di laksanakan di Gedung DPR RI. Rabu,(29/03/2023)

Gubernur Jambi, Al Haris di hadapan pimpinan Komisi V DPR RI menyampaikan laporan terkait Kondisi Jambi saat ini, terutama persoalan batubara, yang menggunakan jalan Nasional, ia menyebut Pada saat zamannya Gubernur Hasan Basri Agus, telah mengeluarkan Perda no 13 tahun 2012. Yang mana dalam aturan tersebut bahwa pemegang IUP itu, di amanah kan untuk membangun jalan khusus untuk tambang.

“Mereka (pemegang IUP) memulai membentuk konsorsium dan di mulailah rencana pembangunan jalan khusus. Namun di tengah jalan itu macet, karena waktu itu harga batubara tidak cukup baik. Seharusnya 2014 Jalan selesai, nah ternyata sampai akhir beliau menjabat tidak selesai,” dalam laporannya, di hadapan Komisi V DPR RI di Gedung Senayan DPR/MPR RI.

Namun mulai 2020 hingga sekarang, Al Haris mengatakan bahwa, harga Batubara mulai cukup baik. Pemegang IUP masuk ke Jambi.

“Kami tidak punya pilihan lain waktu itu, memang ketika itu tidak ada jalan khusus waktu itu. Maka pemilik izin menggunakan jalan nasional, mulai Tembesi ke Jambi itu sepanjang lebih kurang 230Km,”

Pihak Gubernur, mengaku telah bekerja keras dan menyiapkan langkah-langkah untuk mengurai persoalan, ataupun kemacetan yang di sebabkan oleh angkutan batubara ini. Namun hingga sekarang belum menunjukkan kondisi yang signifikan, sehingga kemacetan terus terjadi.

Komentar