Buka Sosialisasi Pembentukan SSK Merangin, Nilwan: Bayi Dari Pernikahan Dini Berpotensi Stunting

Kopasjambi.com, BangkoBuka Sosialisasi Pembentukan SSK Merangin, Nilwan: Bayi dari Pernikahan Dini Berpotensi Stunting. Bayi yang lahir dari hasil pernikahan dini, sangat berpotensi terindikasi Stunting. Untuk itu pernikahan dini tersebut, harus di cegah sedini mungkin. Dengan memberi pemahaman kepada para pelajar lewat para kepala sekolah.

Hal tersebut di katakan Wabup Merangin, Nilwan Yahya saat melakukan acara sosialisasi, pembentukan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) Kabupaten Merangin. Dalam rangka percepatan penurunan Stunting, di Aula Dikbud Merangin, Jumat (10/3).

‘’Untuk mencegah Stunting bayi dari hasil pernikahan dini tersebut. Kita lakukan sosialiasi pencegahan Stunting, itu kepada para sekolah SMP, dan Sekolah Dasar se-Kabupaten Merangin,’’ujar Wabup.

Secara umum jelas Wabup, SSK bertujuan memberikan arahan dan pedoman bagi penanggungjawab, dan pengelola pendidikan dan guru pembina. Dalam melakukan penggarapan program kependudukan, keluarga berencana dan pemberdayaan keluarga.

Maka Keberadaan SSK tersebut, di harapkan dapat memberikan pemahaman kepada para pelajar. Untuk memikirkan masa depan mereka. terutama pemahaman tentang usia pernikahan.

‘’Pernikahan itu harusnya di lakukan pada usia 25 tahun bagi laki-laki, dan 21 tahun bagi perempuan. Jangan sampai terjadi pernikahan itu di lakukan pada usia sekolah. Karena bayi yang akan di lahirkan cenderung Stunting,’’jelas Wabup.

Sementara itu, Wabup berharap. Kepada para kepala sekolah, yang mengikuti sosialisasi tersebut. Dengan terbentuknya SSK, dapat menekan angka pernikahan usia muda. Yang sering terjadi akhir-akhir ini.

Para pelajar harap Wabup, dapat berpikir bahwa untuk pernikahan harus sudah mampu mempunyai penghasilan, dan sudah menempuh pendidikan. Agar nanti bisa menjadi keluarga yang berkualitas. (Rki)

Komentar