Hadiri Pembukaan O2SN SMP Se-Kota Jambi, Walikota Jambi Fasha Minta Peserta Sportif

KopasJambi.com, KotaJambi – Hadiri pembukaan O2SN SMP se-Kota Jambi, Walikota Jambi Fasha minta peserta sportif. Pada Kamis 23 Februari 2023 di SMPN 19 Kota Jambi di buka secara resmi oleh Walikota Jambi Syarif Fasha. Pembukaan di tandai dengan pemukulan gong dan pelepasan balon ke udara.

Walikota Fasha mengatakan kegiatan ini rutin di lakukan setiap tahunnya. O2SN dan FLS2N sebagai wadah kreativitas siswa, dan mencari bibit-bibit siswa yang berprestasi. Fasha berharap bahwa anak-anak ini bisa berkompetisi secara sportif. Kemudian bagi para pemenang, Fasha juga mengingatkan agar terus tetap berlatih, karena akan ada O2SN di tingkat provinsi maupun tingkat nasional.

“Pagi ini kami membuka  ajang O2SN dan FLS2N tingkat SMP Se-Kota Jambi. Ajang ini di lakukan setiap tahun menjadi rutinitas. Dan ini adalah kompetisi non akademik, dahulu kita kenal dengan PON Seni. Tapi saat ini namanya sudah O2SN dan FLS2N. Tadi juga banyak adik-adik kita tingkat SMP menampilkan kesenian-kesenian unggulannya. Harapan kami, anak-anak ini nanti bisa berkompetisi secara supportif. Kemudian nanti apabila mereka menang kami juga mengingatkan untuk berlatih kembali. Karena akan ada O2SN tingkat provinsi maupun nasional nantinya,” tutur  H. Syarif Fasha,  Walikota Jambi.

 Subsidi Angkot Untuk Siswa SMP

Dalam kesempatan tersebut, walikota Jambi mengingatkan kembali bahwa mulai dari 1 Mei 2023, anak-anak tidak boleh membawa kendaraan bermotor ke sekolah sebelum memiliki SIM. Oleh karena itu, pihak pemerintah akan bekerjasama kembali dengan ojek-ojek langganan yang ada di setiap sekolah. Selain itu pemerintah Jambi akan meremajakan angkot sebagai alat transportasi bagi para siswa SMP. Untuk semakin memudahkan bagi para siswa, nantinya alat transportasi bagi para siswa ini akan di subsidikan agar menjadi gratis tanpa biaya.

“Kemudian kami berpesan, bahwa sampai batas waktu1 Mei nanti maka anak-anak tidak boleh lagi membawa kendaraan bermotor ke sekolah. Sebelum mereka memiliki SIM, di bawah usia 17 tidak boleh lagi membawa kendaraan bermotor. Solusinya dari kami, akan mengaktifkan kembali ojek-ojek yang berlangganan di tempat masing-masing. Kemudian juga mobil antar jemput berlangganan. Kemudian Pemerintah Jambi akan meremajakan angkot , sudah kami anggarkan sekitar 40 sampai 50 angkot. Angkot itu dari pagi dan siang nanti akan nongkrong di sekolah. Kami akan menggodok regulasi dan bicara dengan DPR, bagaimana anak-anak ini nanti di gratiskan naik angkot. Berarti kita harus subsidi nantinya, angkutan untuk anak-anak sekolah,” pungkas Fasha.(cad)

Komentar