Dishub Provinsi Jambi Berikan Waktu Hingga 20 Februari Untuk Pasang Striker, Jika Tidak Akan Ditindak

Kopasjambi.com, Jambi – Dishub Provinsi Jambi berikan waktu hingga 20 Februari untuk pasang Striker, Jika Tidak akan di tindak .Angkutan Batubara yang tidak memiliki stiker masih di perbolehkan untuk beroperasi, seperti yang di sampaikan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi Ismed Wijaya.

Berdasarkan uji petik yang di lakukan oleh Dinas perhubungan Provinsi Jambi, di mulai tiga hari lalu, pihaknya masih menemukan angkutan mobil batubara yang belum berstiker.

“Kami beri waktu sampai dengan tanggal 20 Februari 2023, Angkutan batubara yang tidak ada stiker masih boleh beroperasi karena kan kita harus juga bersikap adil gitu,” katanya, Senin (13/2).

Dia menjelaskan, ada beberapa permasalahan untuk memasang stiker di Mobil angkutan batubara. Pertama, Dia menemukan stiker kendaraan angkutan batubara tidak di tempel di badan kendaraan namun hanya di simpan saja.

Kedua ada juga angkutan batubara yang tidak terinput di aplikasi yang di Gagas Dishub Provinsi Jambi. Ini merupakan angkutan milik perorangan.

“Jadi langkahnya kami sekarang masih memberikan edukasi atau sosialisasi agar mereka segera bergabung dengan transportir resmi dengan harapan nanti dari batas waktu yang kami sudah tetapkan,” katanya.

Selain itu. Yang menjadi permasalah pemasangan stiker yaitu pihak transportir hendak memberikan stiker tersebut kendaraan angkutan batubara tidak berada di lokasi. Karena kendaraan tersebut bergerak terus, dari mulut tambang hingga ke pelabuhan.

“Jadi mobil itu tidak satu tempat. Jadi oleh transportir untuk mencari mobil itu jadi memang butuh waktu dan satu-satu,” ujarnya.

Ismed menegaskan. Apabila hingga tanggal 20 Februari 2023 Truk angkutan batubara yang beroperasi tidak mengunakan stiker akan di lakukan penindakan.

“Kalau sampai tanggal 20 Februari ini tidak di pasang semua. Berarti kami akan melakukan langkah-langkah atau tindakan. Jadi keputusan itu adalah di ambil oleh forkompinda nanti untuk tidak lanjut apa saksinya,” tutupnya. (Scn)

Komentar