Gubernur Al Haris Santuni 2.000 Anak Yatim Dalam Peringatan 10 Muharram 1448 H

Jambi Mantap13 Dilihat

KOPASJAMBI.COM – Peringatan 10 Muharram 1448 Hijriah di Provinsi Jambi berlangsung penuh kehangatan. Sebanyak 2.000 anak yatim dan penyandang disabilitas menerima santunan dalam acara bertajuk Lebaran Yatim dan Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim.

Acara digelar di Lapangan Kantor Gubernur Jambi, Kamis (25/6/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung Gubernur Jambi Al Haris, Kakanwil Kemenag Provinsi Jambi, Ketua MUI, Ketua Baznas, direksi Bank Jambi, Ketua BKMT Provinsi Jambi, pejabat eselon Pemprov Jambi, serta ribuan anak yatim.

Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan bahwa 10 Muharram menjadi momentum penting untuk memperkuat kepedulian sosial, terutama kepada anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan.

“Kita berbahagia bahwa hari ini adalah 10 Muharram. Alhamdulillah kita terus memberikan santunan kepada anak-anak yatim, termasuk juga bantuan kepada kaum dhuafa,” kata Al Haris.

Al Haris menjelaskan, santunan anak yatim pada peringatan 10 Muharram tahun ini dilakukan secara serentak di Indonesia. Untuk Provinsi Jambi, total penerima di lapangan Kantor Gubernur Jambi, sebanyak 2.000 anak menerima santunan secara langsung.

“Di sini ada 2.000 anak yang disantuni hari ini. Bantuan ini dari ASN, baik Kemenag maupun Pemda, termasuk juga sumbangan masyarakat,” ujarnya.

Al Haris mengapresiasi sejumlah pihak yang ikut memberikan sumbangan, termasuk donatur pribadi dan lembaga yang terlibat.
“Ada bantuan dari masyarakat, dari LAZ, Baznas, Korpri, dan Kemenag,” jelasnya.

Selain santunan uang, acara ini juga didukung oleh Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia atau PHRI. Bantuan yang diberikan berupa sekitar 3.000 nasi kotak untuk anak-anak yang hadir.

Tidak hanya itu, sejumlah tenda UMKM juga disiapkan di sekitar lokasi acara. Al Haris mengatakan, makanan dan produk yang tersedia di tenda tersebut digratiskan untuk anak-anak yatim.

“Di samping kiri dan kanan juga ada tenda-tenda UMKM. Semuanya gratis, sumbangan dari OPD-OPD kepada anak-anakku semuanya. Hari ini kita gratiskan semuanya,” katanya.

Al Haris menuturkan, kegiatan santunan anak yatim seperti ini bukan hal baru baginya. Tradisi tersebut telah dimulai sejak ia masih menjabat sebagai Bupati Merangin. Saat itu, jumlah anak yang disantuni belum sebanyak sekarang.

“Tradisi ini dimulai sejak kami masih di Merangin. Ketika menjadi bupati, tiap tahun kita memberikan acara seperti ini, meskipun jumlahnya masih kecil, sekitar 500 orang. Tapi intinya kita ingat dengan anak-anak yatim kita,” ucapnya.

Komentar