Hari Santri Nasional 2025, Wagub Abdullah Sani Ajak ASN Berperan Bantu Kehidupan Ponpes

Berita, Jambi Mantap52 Dilihat

JAMBI, KOPASJAMBI.COM – Dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2025, Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Merangin mengadakan Tabligh Akbar di Lapangan Kantor Bupati Merangin, Kabupaten Merangin, Rabu (22/10/2025).

Abdullah Sani mengatakan bahwa tanggal 22 Oktober adalah hari santri karena ulama dan pahlawan nasional KH. Hasyim Asy’ari, yang mengeluarkan fatwa resolusi jihad untuk meminta umat Islam mempertahankan kemerdekaan dari serangan pasukan Sekutu pada tahun 1945. “Bagaimana Indonesia tetap merdeka, bagaimana cara mempersatukan bangsa sehingga ada sebuah keterangan bahwa beliau mengembangkan pendidikan yang tidak lepas dengan nilai-nilai nasionalisme,” ungkap Wagub Abdullah Sani.

Wagub Abdullah Sani juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas kebersamaan Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Kabupaten Merangin, Forkopimda Merangin, Forum Komunikasi Pondok Pesantren dan masyarakat yang hadir ikut memeriahkan dalam peringatan hari santri dengan menanamkan nilai-nilai nasionalisme. ‘’Saya berterima kasih kepada Pak Bupati Merangin dan Pak Wabup pada visi misinya membantu Rp.100 juta untuk Ponpes. Ada sebanyak 18 Ponpes yang dibantu pada 2025 ini dan itu akan terus bergulir pada tahun berikutnya,” ujarnya.

Selain itu, Wagub Abdullah Sani mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), baik individu maupun kelompok, untuk bekerja sama dan bekerja sama untuk membantu kehidupan Ponpes. Dia menyatakan bahwa banyak alumni Ponpes yang menjadi ASN sekarang memegang posisi penting. Selain itu, Merangin merupakan kabupaten dengan jumlah Ponpes tertinggi di Provinsi Jambi, sehingga sangat memerlukan perhatian terhadap tempat ibadah. ‘’Merangin ini kabupaten terbanyak Ponpesnya, sehingga banyak pesantren yang harus dibantu,” ucapnya.

Dikatakan Wagub Abdullah Sani, agama memang menjadi urutan utama dalam kehidupan, tetapi nilai nasionalisme adalah tuntutan penting untuk menjaga kesatuan dan perdamaian NKRI. “Untuk itu dalam kehidupan bermasyarakat, bernegara, saya mengajak ayo kita semua jangan lari dari namanya PBNU yang artinya Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, Undang-Undang Dasar 1945, kita dalam kehidupan bermasyarakat ini, kita adalah bersaudara. Walaupun paling pokok bersaudara sesama agama Islam, namun selagi merupakan ciptaan Allah SWT, maka merupakan saudara kita sebagai sesama ciptaan Allah SWT,” kata Wagub Abdullah Sani.

Wagub Abdullah Sani berharap, melalui peringatan hari santri dapat menumbuhkan semagat bagi para santri untuk lebih giat belajar dalam mengamalkan ke Islam-an dengan nilai-nilai nasionalisme agar menjadi santri yang dapat membangun NKRI dan bermanfaat dalam kehidupan masyarakat. “Maka dari itu, ayo para santri belajarlah yang tekun. Tanamkan nilai nasionalime dalam diri ananda sekalian,” pungkasnya. (*)

Komentar