Ketua DPRD Batang Hari Ikuti Tanam Padi Perdana di Desa Jelutih

Batang Hari, Berita45 Dilihat

Kopasjambi.com, Batanghari – Ketua DPRD Batang Hari Rahmad Hasrofi, bersama Dandim 0415 Jambi Letkol Inf Putra Negara, Bupati Muhammad Fadhil Arief kendarai Alat dan Mesin Pertanian Padi.

Hal itu dilakuin oleh Bupati, Ketua DPRD dan Dandim 0415 Jambi sebelum melakukan tanam padi perdana di Desa Jelutih, Kecamatan Batin XXIV, Rabu (08/10/2025) yang disaksikan masyarakat dan petani serta para Pejabat Pemerintah Daerah Kabupaten Batang Hari dan Provinsi Jambi.

Adapun Alat dan Mesin Pertanian yang dikendarai oleh Bupati Fadhil yakni Rotavator (alat olah tanah), dan alat yang dikendarai oleh Ketua DPRD Rahmad Hasrofi yakni Combine Harvester besar (alat panen) sementara Alat Mesin yang dikendarai Dandim 0415 Jambi yakni Traktor roda 4.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Kepala Desa Jelutih Syaifu, lahan sawah di desa mereka terakhir diolah pada tahun 1972, artinya lahan tersebut terbengkalai beberapa generasi.

Dengan adanya program pangan dari pemerintah pusat, mampukah Desa Jelutih mencukupi pangan dalam hal ini padi setidaknya untuk di desa mereka sendiri.

Berdasarkan data yang disampaikan Dinas PPP Kabupaten Batang Hari ini Perbandingan Data Tahun 2024 dan 2025:

1. Luas Tanam dan Panen :

Tahun 2024 : Luas panen 5.069 ha.

Tahun 2025 : Luas tanam 8.509,29 ha, dengan luas panen 5.039,10 ha. Artinya, luas tanam tahun 2025 lebih besar dibandingkan 2024, terdapat penurunan sedikit pada luas panen.

Hal ini menunjukkan bahwa ada tantangan terkait gagal panen (puso), yang mencapai 630,54 ha.

2. Produktivitas Padi (Ton per Hektar) :

Tahun 2024 : 3,79 ton/ha.

Tahun 2025 : 5,14 ton/ha. Artinya Produktivitas padi per hektar meningkat pada tahun 2025, bahwa teknologi pertanian dan pengelolaan yang lebih baik mulai memberikan hasil yang optimal.

3. Produksi Padi :

Tahun 2024 : 19.186 ton.

Tahun 2025 : 22.660 ton. Artinya di tahun 2025 mengalami kenaikan.

4.Konsumsi Beras :

Tahun 2024 : 27.578,58 ton.

Tahun 2025 : 28.799,73 ton. Artinya Konsumsi beras mengalami peningkatan pada tahun 2025.

5. Defisit Beras :

Tahun 2024 : 16.480,58 ton.

Tahun 2025 : 6.139,73 ton. Artinya defisit beras berkurang

Komentar