Melalui Program Kampung Bahagia 2026, Pemerintah Kota Jambi Jalin Sinergi hingga Tingkat RT

JAMBI, KOPASJAMBI.COM – Kegiatan “Penguatan Pentahapan dalam Pelaksanaan Program Kampung Bahagia Tahun 2026′′ diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Jambi sebagai bagian dari upaya pemerintah kota untuk mempercepat pelaksanaan salah satu program unggulan yang berbasis masyarakat.

Kegiatan ini diselenggarakan di Aula Griya Mayang di Rumah Dinas Wali Kota Jambi dan berlangsung selama dua hari, mulai Senin (09/03/2026) hingga Selasa (10/03/2026). Dalam rencana strategis ini, semua Camat, Lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua LPM, dan seluruh ketua RT di Kota Jambi terlibat.

Acara dibuka secara langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM., bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, SE, M.A., Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar, S.I.K., M.H., dan Ketua Forum RT Kota Jambi.

Dalam arahannya, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan bagian krusial dari upaya konsolidasi, evaluasi, dan pemantapan program di seluruh wilayah Kota Jambi.

”Kami mengumpulkan seluruh elemen, mulai dari Ketua RT, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga Kapolsek dan Danramil untuk memastikan seluruh tahapan Kampung Bahagia berjalan sesuai rencana,” ujar Maulana.

Ia memaparkan target ambisius Pemkot Jambi, yakni mendorong 1.583 RT untuk mampu melaksanakan pembangunan berbasis komunitas. Beberapa fokus utama meliputi penanganan sampah berbasis masyarakat melalui skema OPBM (Output Pembangunan Berbasis Masyarakat) dengan siklus tertutup, serta peningkatan aspek keamanan.

”Pengadaan CCTV untuk setiap RT juga terus kita jalankan. Tujuannya jelas, agar tahun ini aspek kebersihan dan keamanan di lingkungan masyarakat meningkat signifikan,” tambahnya.

Maulana tidak hanya menekankan pentingnya pembangunan fisik, tetapi juga betapa pentingnya ketua RT menjadi garda terdepan dalam memerangi masalah sosial seperti kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, dan kekerasan. Ia menganggap ketua RT sebagai orang yang dihormati dan pemimpin wilayah yang paling efektif dalam menyebarkan pesan positif kepada masyarakat.

Noverintiwi Dewanti, Kepala Dinas DPMPPA Kota Jambi, menjelaskan bahwa untuk memastikan penyampaian materi yang efektif, kegiatan ini dibagi menjadi empat sesi yang berbeda berdasarkan wilayah kecamatan.

Berdasarkan laporan terkini, sebanyak 798 RT telah membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Bahagia yang bertugas sebagai pelaksana kegiatan di lapangan. “Pokja ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat agar program berjalan terarah dan berkelanjutan,” tutur Noverintiwi.

Terkait administrasi dan tata kelola, 798 RT saat ini tengah dalam proses pembukaan rekening khusus RT untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas keuangan. Dalam hal pemetaan swadaya, tercatat 551 RT telah menyelesaikan pendataan potensi dan kebutuhan wilayahnya, sementara 247 RT lainnya masih dalam proses perampungan.

Langkah selanjutnya, setiap RT akan menyusun dokumen Perencanaan Jangka Menengah (PJM) yang mencakup rencana kerja lima tahunan dan tahunan. Dokumen ini akan menjadi kompas bagi masyarakat dalam melaksanakan pembangunan secara sistematis.

Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para petugas di lapangan, dalam rangkaian acara tersebut Pemkot Jambi juga menyerahkan honorarium dan bingkisan tali asih kepada Ketua RT, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Danramil, Kapolsek, serta Ketua LPM.

Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, Pemkot Jambi optimis Program Kampung Bahagia akan memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat menuju Jambi yang lebih bahagia.(*)

Komentar