Pembacok Pedagang Bandrek di Tangkap

Kopasjambi.com, JambiAksi teror geng motor belum berakhir, kali ini kawan berandalan itu membacok pedagang bandrek di depan SPBU Mayang beberapa waktu lalu. Dan telah berhasil di tangkap.

Aksi keji itu di lakukan oleh JF (16) dan IH (20) keduanya merupakan eksekutor, dalam catatan ternyata dua sekawan itu juga melakukan aksinya di tempat lain seperti  kawasan Aurduri.

Wadirseskrimum Polda Jambi, AKBP Trisaksono Puspo Aji mengatakan tersangka berhasil di ringkus saat berada seputaran Jaluko, Senin (26/12) kemarin sekitar pukul 14.00 WIB.

“Team Resmob Polda Jambi mendapatkan informasi bahwa pelaku berada di Mendalo dan Sungai Duren,” katanya, Selasa (27/12).

 

Kemudian, tim mengamankan JF dan IH dan melakukan pengembangan hingga berhasil mengamankan pelaku lainnya.

“Setelah di amankan, para pelaku di bawa ke Polsek Jaluko untuk di lakukan penyelidikan lanjut,” paparnya.

Mantan Kapolres Bungo itu menjelaskan, kelompok ini tergolong sadis, pelaku tidak segan-segan merampas harta benda dan melukai korban.

 

“Untuk para orang tua tolong perhatikan anaknya jika keluar rumah lewat dari jam 21.00 WIB malam,” pintanya.

 

Selain mengamankan tersangka, pihak kepolisian juga menyita barang bukti berupa sebilah celurit, 2 bilah parang dan 1 unit handphone.

 

Atas perbuatannya, para pelaku di sangkakan pasal 365 ayat 3 dengan pidana penjara paling lama 15 tahun.

 

Saat ini Polisi masih memburu empat tersangka lain yang sudah di tetapkan Daftar Pencarian Orang (DPO).

Korban Luka Dibagian Pinggang

Sebelumnya, aksi geng motor yang meresahkan masyarakat Kota Jambi kembali terjadi di Jalan RK Syahbuddin, Minggu (25/12) silam sekitar pukul 02.30 WIB.

 

Korban berinisial R (21) warga Jalan Lingkar Barat 1, Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi.

 

Kejadian bermula saat korban hendak menutup dan membereskan dagangannya, tiba-tiba datang 6 orang pemuda menggunakan 2 unit sepeda motor.

 

Beruntung saat itu korban R (21) sempat menghindar dan melarikan diri. Walaupun korban berhasil melarikan diri, namun korban mendapatkan luka bacok di bagian pinggang.

 

Selain menyerang korban, pelaku juga mengambil motor korban jenis Honda Sonic warna putih, yang menimbulkan kerugian sekitar Rp 15 juta.(R4).

Komentar