Tinjau Lokasi Karhutla, Al Haris Beri Dukungan kepada Petugas Pemadam

Berita, Daerah16 Dilihat

KOPASJAMBI, JAMBI – Gubernur Jambi, Al Haris, meninjau secara langsung sejumlah lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Berbak Sembilang (TNBS), Desa Sungai Rambun, Kecamatan Berbak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, serta kawasan Taman Hutan Raya (Tahura), Desa Gedong Jaya, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, Sabtu (24/10/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Al Haris turut didampingi Pasi Ops Kodim 0420/Sarko Jambi dan Karo Ops Polda Jambi. Ia memantau secara langsung situasi di lokasi kebakaran sekaligus menyerahkan tambahan logistik berupa bahan makanan serta memberikan semangat kepada personel Satuan Tugas (Satgas) yang masih berupaya memadamkan api.

Untuk menjangkau titik kebakaran di kawasan TNBS, Gubernur bersama rombongan harus menggunakan speedboat menyusuri jalur sungai. Keterbatasan akses dan kondisi medan yang sulit menjadi kendala bagi petugas dalam menjangkau sejumlah titik api di kawasan tersebut.

Al Haris mengakui, upaya pemadaman karhutla bukan pekerjaan mudah, terlebih ketika titik api tersebar di sejumlah wilayah dengan kondisi medan yang berat.

“Melihat titik api yang menyebar di beberapa daerah, ini tidak mudah bagi teman-teman di lapangan. Untuk itu, saya berpesan agar selalu mengutamakan keselamatan dalam bertugas dan saling menjaga satu sama lain,” ujar Al Haris.

Ia juga mengingatkan para petugas agar tetap waspada selama menjalankan tugas di kawasan hutan. Selain menghadapi kobaran api dan medan yang sulit, petugas juga harus mempertimbangkan potensi keberadaan satwa liar.

“Kawasan ini merupakan hutan, sehingga kita harus tetap waspada terhadap kemungkinan adanya binatang buas. Tetap jaga keselamatan dan kekompakan. Doa kami dan masyarakat Jambi selalu menyertai teman-teman semua,” lanjutnya.

BACA JUGA : Safari Subuh di Talang Duku, Al Haris Ajak Makmurkan Masjid, Santuni Anak Yatim dan Dhuafa

Berdasarkan laporan tim di lapangan, beberapa titik kebakaran di kawasan TNBS telah berhasil dipadamkan. Sebagian lokasi lainnya masih dalam tahap pendinginan untuk memastikan api tidak kembali menyala.

Namun, masih terdapat sejumlah titik yang belum dapat dijangkau petugas karena kondisi medan yang sulit dan tidak tersedianya akses jalan menuju lokasi kebakaran.

Kondisi tersebut membuat proses pemadaman membutuhkan upaya ekstra, termasuk pengaturan personel dan dukungan logistik agar petugas dapat terus bekerja di tengah keterbatasan.

Usai meninjau kawasan TNBS, Al Haris bersama rombongan melanjutkan kunjungan ke lokasi karhutla di kawasan Tahura, Desa Gedong Jaya, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi.

Setibanya di lokasi, kondisi kawasan tersebut tampak baru saja diguyur hujan. Meski demikian, petugas tetap melakukan pemantauan dan upaya pemadaman guna mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api.

Di lokasi ini, Al Haris juga memberikan semangat kepada para petugas yang terus berupaya mengendalikan kebakaran.

Ia turut meninjau instalasi pengambilan air yang dipompa dari sungai menuju kanal di kawasan karhutla. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan air bagi petugas sehingga proses pemadaman dapat berlangsung lebih efektif tanpa harus kesulitan mencari sumber air.

BACA JUGA : Gubernur Al Haris Bahas Pembangunan Jalur Kereta Api Batu Bara Bungo–Kemingking Saat Audiensi dengan Kemenhub

Menurut Al Haris, petugas telah berupaya maksimal dalam menangani kebakaran. Namun, karakteristik lahan gambut dan sulitnya medan membuat api tidak mudah dikendalikan.

Pada lahan gambut, api berpotensi merambat di bawah permukaan tanah sehingga proses pemadaman dan pendinginan harus dilakukan secara cermat untuk mencegah munculnya kembali titik api.

“Kita melihat teman-teman di lapangan sudah berusaha dengan maksimal. Namun, kondisi lahan gambut dan medan yang sulit membuat pemadaman tidak mudah. Kita berharap upaya ini membuahkan hasil dan kebakaran segera berakhir,” ujarnya.

Al Haris juga mengajak masyarakat untuk terus mendoakan agar bencana kemarau dan karhutla di Provinsi Jambi segera berlalu.

Ia berharap kondisi cuaca semakin mendukung, sehingga petugas dapat lebih mudah memadamkan api dan masyarakat kembali menikmati udara yang bersih dan sehat.

Berdasarkan hasil pemantauan petugas, titik-titik api di kawasan TNBS dan Tahura dilaporkan telah menyatu. Proses pemadaman kini dilakukan melalui beberapa posko, dengan pengerahan personel dari kawasan TNBS maupun tim yang bertugas di wilayah Tahura.

Kolaborasi antarpetugas serta dukungan dari berbagai pihak diharapkan mampu mempercepat upaya penanganan karhutla dan mencegah penyebaran api ke kawasan hutan maupun lahan lainnya.

Komentar